Facebook Connect Menjadi Identitas Maya?

Facebook Connect Menjadi Identitas Maya?

identity

Bagi yang sudah memakai Facebook Connect, tentu sudah merasakan manfaat dari layanan Facebook yang satu ini. Dengan Facebook Connect, pengunjung situs (yang mendukung) tidak perlu melakukan proses registrasi lagi. Suatu yang selama ini menjadi hambatan untuk berinteraksi. Bila masih anda masih belum sadar, tujuan Facebook yang sebenarnya adalah menjadi penyedia layanan identitas maya yang universal.

E-Mail & Password

Selama ini proses untuk berpartisipasi selalu diwakili oleh e-mail sebagai identitas, dan password untuk kepentingan keamanan. Dalam prakteknya, proses registrasi selalu diikuti oleh langkah validasi untuk membuktikan bahwa sang pengguna adalah pemilik email tersebut. Jeleknya proses ini kadang butuh waktu (kurang instan) dan kadang email validasi nyasar ke junk mail folder.

Bukankah ada OpenID?

Facebook Connect sebenarnya sangat mirip dengan layanan OpenID, yang juga bertujuan untuk sentralisasi identitas maya di satu tempat. Sayangnya, layanan OpenID ini terbilang kalah pamor, karena pengguna tidak punya alasan lain untuk membuat akun OpenID. Sehingga layanan ini hanya diadopsi oleh para pemakai serius (baca: geek). Akibatnya para pengembang aplikasi juga enggan untuk mendukung layanan ini. Tapi bukan gagal total lho! Masih banyak juga pendukungnya.

Data Pribadi itu Milik Siapa?

Dengan menggunakan e-mail dan password, pemilik situs punya akses penuh akan data pribadi anda. Gampangnya, sang pemilik situs bisa mengirim promosi langsung lewat email, atau bahkan menjual informasi andaΒ  ke pihak lain. Bukan praktek yang bagus, tapi bukan hal yang tidak mungkin.

Dengan Facebook Connect, data pribadi kita masih tersimpan dalam ruang lingkup Facebook dan tidak gampang untuk diakses penyedia layanan. Tapi apakah anda percaya 100% akan Facebook? Dalam sejarahnya, Facebook telah mengundang banyak kontroversi dalam hal penggunaan data penggunanya.

Apakah Pantas Untuk Menjadi Identitas Kita di Dunia Maya?

Bila dilihat dari idenya, tentu Facebook Connect adalah ide cemerlang. Hambatan untuk berinteraksi bisa dikurangi, meskipun hanya di situs-situs pendukung. Tapi pantaskah menjadi identitas universal kita di dunia maya?

PS: Google juga mempunyai gelagat yang sama dengan Google FriendConnect. Masih pilih Facebook?

21 thoughts on “Facebook Connect Menjadi Identitas Maya?

    1. Gak SEO friendly ya? Apalagi kalau Facebooknya limited profile. Mungkin sudah saatnya penggunaan Facebook juga mengalami transisi. Penguatan brandingnya diberi perhatian lebih. Supaya bisa jadi alternatif markas besar di dunia maya selain blog atau website.

  1. Sebenarnya semua orang sudah memiliki OpenID, hanya banyak yang tidak tahu cara memakainya.

    karena Yahoo!, Google, WordPress.com dan banyak lainnya telah secara otomatis memberi OpenId pada penggunanya.

    dan OpenID lebih terbuka berbeda dengan FBConnect yang dikendalikan Facebook saja.

    semoga saja makin banyak yang melek OpenId πŸ™‚

    1. Adopsi OpenID kurang sukses karean beberapa hal, ie: kurangnya offer (seperti yang disebut di atas), dan UI/flow-nya yang kurang intuitif πŸ˜€

      Kalo soal keterbukaan sih, di Facebook sepertinya cukup aman karena sifatnya walled garden. Tapi mungkin tidak se-portable OpenID yang sebenanrya tidak membawa banyak data

  2. FB Connect dan G Connect itu tujuannya untuk membentuk komunitas-komunitas Niche dari para pengguna FB dan Gmail, saya melihatnya seperti sub komunitas dari komunitas yg lebih besar.

    Dari sisi privacy nampaknya baik Google dan FB masih perlu belajar sama OpenID which is why they join the OpenID dev group.

    Soal pantas atau tidak menjadi identitas? Tentu saja. Toh punya FB Connect dan GFConnect bukan berarti kita punya double identity kan?

    just my 2 cents

  3. Saya juga memakai OpenID, tapi tren sekarang ini situs/layanan menggunakan proses pendaftaran yang super simpel. Habis mengisi form singkat langsung bisa pakai tanpa perlu membuka inbox dan klik link validasi dulu.

    Misal: Tumblr

  4. Saya pake yg konvensional aja, mudah buat promo blog. Yg lainnya g terlalu butuh. Apa yg saya ingin netters ketahui tentang saya cukup saya sampaikan lewat blog. Saya pikir itu lebih dari cukup utk komunikasi maya. Friend connect saya juga sederhana. Phonebook hp, hehe.

  5. @Billy, Snydez & BudiTyas – Setuju! Bagi para blogger, masih perlu bawa embel2 URL blognya masing2 πŸ™‚

    @Satrion – Itu dia, OpenID lebih flexible untuk masalah data. Tapi FB lebih seperti TOni bilang, walled garden.

    @Rama – Bukan membentuk komunitas, tapi justru mengambil komunitas yang sudah ada.

    @Aerialsky – Betul. Itulah salah satu traksi dr proses registrasi. Bila validasi masih bukan priority, tidak perlu sekarang. Nanti-nanti saja.

  6. Kalo nilai pantes gak pantesnya saya masih kurang ilmunya, tapi kalo saya sih lebih prefer OpenID daripada Facebook Connect..

    Kan gak semua punya akun FB atau enggak mau bikin akun FB atau malah menghapus akun FB-nya karena issue tertentu.. they have thier own reason.. (saya punya temen yang gitu)..

    Nah kalo OpenID kan banyak providernya.. gak mau providernya yahoo ya bikin di provider yang laen..

    Intinya sih sama sama aja.. buat Universal Identity dunia maya..

  7. Milihnya sih Google Connect soalnya ga harus ribet sama aplikasi-aplikasi di Facebook. Tapi sampai sekarang aku ga paham, gunanya tuh apa sih? Emang kalau kita posting gitu member kita langsung dikasih tau? Agak tidak paham…

  8. ehmm.. begitu
    kebetulan lagi cari-cari refrensi soal FBCon’s. Ya memang saya mo gunakan ini untuk komunitas, sehingga lebih enak.

    ikut mbaca2 soal FBC di blog ini ya..
    nuwun.

  9. Facebook tetap memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan GoogleFriendConnect, sehingga dapat diprediksi 90% user akan tetap singgah di Facebook dalam membina pertemanan.

  10. Beberapa situs saya pake FBconnect, cuman ada beberapa situs juga yang pake TwitterConnect πŸ™‚

Comments are closed.

Comments are closed.