Netbook: Bakal Lenyap Seperti PDA?

Netbook: Bakal Lenyap Seperti PDA?

netbook

Komunikasi adalah kebutuhan mendasar, buktinya keberadaan ponsel kini sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok. Tidak jarang pengguna ponsel menghabiskan sebagian besar gaji bulannya untuk kebutuhan membeli pulsa.

Bentuk komunikasi kini juga berubah seiring perubahan jaman. Kadang kata-kata tidak lagi cukup, perlu dukungan gambar, bahkan video. Tidak hanya kebutuhan yang bersifat primer, tapi juga kebutuhan untuk bersosialisasi dan keperluan untuk mendapatkan informasi terbaru.

Perkembangan internet dalam beberapa tahun terakhir membuat pengguna lebih berinterkasi. Tidak hanya pasif menyerap informasi, tapi juga aktif dengan kontribusi. Interkasi macam ini juga menuntut mobilitas dari pengguna untuk bisa melakukan aktifitas tersebut, kapan saja dan di mana saja.

Ponsel yang tadinya hanya melayani komunikasi dalam bentuk voice, kini bergeser kedudukannya. Dengan dukungan perangkat keras yang semakin cepat dan kecil, memungkinkan pengolahan data yang tadinya hanya bisa dilakukan oleh personal computer. Personal Digital Assistant (PDA) telah sukses, meskipun hanya sesaat, untuk memenuhi kebutuhan ini. Lambat laun fungsi PDA telah menjadi satu dengan ponsel, atau yang kini disebut smartphone.

Salah satu alasan hilangnya keberadaan PDA adalah pengguna tidak mau adanya tambahan gadget. Selain berat, juga makan tempat yang kadang kala tidak muat di saku celana. Pantas saja transisi dari PDA ke smartphone begitu mulus.

Dari tren di atas, bisa terlihat pengguna selalu rakus akan kemampuan untuk melakukan suatu yang lebih. Layar ponser lebih besar, kapasitas data lebih lapang, CPU lebih cepat, dan lain-lainnya. Setelah smartphone, apa langkah upgrade selanjutnya? Tentu saja laptop! Sayangnya celah perbedaan antara laptop dan smartphone terbilang sangat lebar, sehingga kehadiran netbook benar-benar pas untuk menjawab dilema ini.

Istilah netbook pertama kalinya diperkenalkan oleh ASUS, sebuah perusahaan perangkat keras asal Taiwan, lewat produknya ASUS Eee PC. Laptop mungil ini diluncurkan untuk pertama kalinya di tahun 2007 dengan harga perkenalan yang berkisar US$ 500. Dari segi harga, produk ASUS ini bisa diterima oleh konsumen, sekaligus menjawab dilema antara smartphone dan laptop.

Dengan layar yang lebih lebar dan processor yang lebih handal, pengguna bisa lebih produktif untuk melakukan tugasnya. Netbook, yang identik dengan koneksi internet,Β  juga sejalan dengan perkembangan internet yang berusaha menggotong aplikasi ke arah internet. Sehingga pengguna tidak perlu lagi menggunakan perangkat yang super canggih dan terkini.

Kombinasi di atas memang merupakan formula pas untuk memasarkan netbook. Tidak heran, banyak perusahaan lain seperti Hewlett-Packard atau Dell, saling berlomba untuk merilis netbook versinya masing-masing.

Apakah netbook akan sukses selalu? Atau netbook akan menjadi PDA selanjutnya?

Untuk sekarang, saya merasa netbook masih mempunyai ruang untuk bersaing. Dengan layar yang lebih lebar, tentunya jadi tawaran menawan untuk masalah produktifitas. Namun jangan lengah terlebih dahulu akan kehadiran smartphone yang semakin marak. Tapi, bukan smartphone yang menjadi ancaman, melainkan mobile application-lah yang merubah permainan ini.

Dengam mobile application, interaksi dengan pengguna telah mengalami banyak penyesuaian, sehingga lebih nyaman untuk dilakukan di layar ponsel yang lebih kecil. Hal ini juga termasuk mobile version yang memang lebih ringan, tapi tetap tidak memberi solusi kenyamanan. Bayangkan saja, menjual barang di eBay dengan layar 2 inci. Bisa saja dilakukan, tapi tidak nyaman dan tidak produktif.

Coba pikirkan sejenak, apakah netbook hanya tren sesaat yang akan tergantikan oleh smartphone yang lebih handal, lengkap dengan aplikasinya? Atau netbook masih punya banyak ruang untuk bersaing karena fitur-fiturnya?

———————————————————————————————

Untuk Kontes Harian – Bagaimana cara anda memanfaatkan hadiah utama kontes ini, yaitu (1) Hewlett-Packard Mini 1001 Netbook. Bagaimana posisi penggunaannya, di antara ponsel dan laptop, ataupun PC.

Untuk Kontes Artikel Terbaik – Apa saja tentang netbook.

58 thoughts on “Netbook: Bakal Lenyap Seperti PDA?

  1. kalo menurut saya, netbook emang bisa dianggep sebagai pengisi gap antara laptop dan smartphone.. tapi, (lagi2) kaya’nya ga bakal bertahan lama, karena teknologi yang dipake pun terbatas – bukan laptop, tapi cukup canggih (dibanding smartphone).. tapi cukup canggih itu bakal keganti, karena beberapa teknologi lain, kaya’ cakram optik yang makin kecil dan bisa dipake di smartphone, atau laptop yang juga makin kecil di bawah ukuran 12′

    πŸ˜‰

    1. smua bakal keganti, karena tekno kan selalu berkembang and corporate selalu ingin stand in a crowd.. be unique. Nah penggunanya pun tetep ada dan loyal, karna notebook, mini laptop yang berukuran kecil akan memiliki keterbatasan dalam hal hal tertentu. thus, ngak bisa muasin komunitas tertentu yang memerlukan hal yang menjadi kekurangan disisi tersebut

  2. Sepertinya sih memang bakalan kegusur sama Smartphones. Buat apa bawa2 handphone sama laptop kalo semuanya udah bisa di Smartphone? Fitur sih relatif, karena Netbook ya fokusnya untuk internet. Paling gak lama dibantai sama iPhone 4G :p

  3. Euforia netbook memang kadang menyesatkan, ada beberapa orang yang membeli netbook karena menyangka bakal sama powerful-nya dengan notebook. Setelah tahu lalu ditinggalkan atau dijual kembali πŸ˜€

    Sebagai seorang blogger, Hewlett-Packard Mini 1001 Netbook akan sangat useful menggantikan handphone SE M600i yang selama ini saya gunakan ketika melakukan live report suatu event baik itu ke blog, Twitter atau social media yang lain.

    Tetapi tentu saja ada kalanya saya membutuhkan layar yang lebih luas ketika mengerjakan suatu web, untuk itu saya masih tergantung pada notebook berlayar 15,4 inch yang selama ini menemani.

    Jadi netbook harus disesuaikan dengan kebutuhan, jika butuh mesin yang kuat jangan pilih netbook. Tetapi jika Anda adalah seseorang yang selalu mobile dan sering membutuhkan koneksi internet/perangkat computing, netbook is a wise choice.

  4. Numpang ngisi…
    Kebetulan kemaren saya baru beli netbook ION Atom N270, Waktu nyari-nyari, ternyata banyak sekali yang mengeluarkan produk netbook, dan saya melihat banyak juga peminatnya.

    Kalau saya pribadi milih netbook karena ada adanya kebutuhan:
    1. Bisa untuk office,
    2. Bisa untuk presentasi,
    3. Mudah di bawa.

    Tapi dibenak saya juga bertanya-tanya jangan2 yang mimilih netbook kebanyakan para kaum hawa… benar nggak yah?

    Kalo smartphone saya pribadi nggak punya tapi kalo dibanding2kan smartphone dengan netbook, yah masalah kenyamanan aja, kalo lakukan tugas office di smartphone.. kayaknya bisa cape mata dan jari. Kalo smartphone dengan mudah dapet terkoneksi ke monitor atau LCD mungkin ceritanya bakal berbeda.

  5. netbook masih punya banyak harapan untuk hidup lebih lama, menurut saya ini hanya sebuah permulaan.
    kalau orang bermasalah dg ukuran netbook yg dianggap terlalu besar (lantaran tidak bisa masuk kantong misalnya), beberapa waktu kedepan pasti akan muncul netbook yang dapat dilipat seperti koran, trus dimasukin deh ke dalam kantong πŸ˜€

    1. ITRI perusahaan Taiwan telah membuat LCD fleksibel berukuran 10,4 inch, ini pas sekali untuk diimplementasikan pada netbook. Seiring perkembangan teknologi, LCD yg dihasilkan akan semakin tipis dan bahkan mungkin setipis kertas.

      http://www.slashgear.com/itri-showing-off-new-flexible-displays-149044/

      Prosesor, memory, dan storage sepertinya juga bakal menyusul karena proses produksi saat ini sudah salam skala nano meter, siap beralih ke skala pico meter??

  6. Netbook sebagai term kayaknya gak akan bertahan lama, karena definisinya yang terlalu sempit pada laptop yang ‘lebih kecil dan lebih murah’. Yang bisa dengan mudah dijawab produsen laptop dengan mengecilkan ukuran laptop & memurahkan harganya, tanpa mau memberi label Netbook. πŸ™‚

    Tapi sebagai konsep pengecilan, penyatuan dan maksimalisasi nilai efisiensi dalam produk, netbook akan hidup, dan kemungkinan besar bukan digantikan oleh smartphone seperti kata artikel diatas, tapihidup dalam Mobile Internet Device atau MID dgn layar sgt lebar & sentuh yg kemungkinan akan jadi gadget satu-satunya yang kita butuhkan dimasa depan untuk mobility, sekaligus menggantikan smartphone.

    Soal kegunaan HP Mini Notebook, kyknya dia bakal jadi gudang catetan kuliah atau akan jadi must-bring gadget selain hape yang selalu harus ada di ransel, karena jauh lebih ringan, lebih mobile, lebih efisien. Setidaknya bwt gw sih, soalnya pake laptop 15″ yg mayan berat. πŸ˜€

  7. menurut saya netbook masih sanggup bertahan ditengah persaingan yang memang tidak ringan. Namun kemampuan netbook yang bisa dikatakan fusi dari Smartphone dan Laptop, merupakan nilai plus tersendiri, dengan kehandalan dan kepraktisannya bukan tidak mungkin bila hal sebaliknya yang terjadi; Laptop yang yang ¨hilang dari peredaran¨.:D

  8. Yah untuk orang yang tech-savvy, tidak ada mesin yang dapat memuaskan segalanya.

    Kalau untuk kerja sehari-hari, saya sangat condong ke desktop dengan layar lebar – dan multi layar. Yang terakhir akan saya implementasikan kalau sudah ada tempat untuk segala arsip yang sharing meja dengan display sekarang ini. πŸ˜€

    Untuk mobile saya suka mesin yang ringan. Dari 7 tahun lalu ketika Fujitsu mengeluarkan P2110, saya sudah jatuh cinta. Layarnya 10an inch juga dan cukup powerful untuk aplikasi yang cukup berat, walaupun harus upgrade memori dan juga baterai agar tahan lebih dari tiga jam.

    Tentu saja sekarang sudah berubah. Dengan perencanaan, kalau hanya untuk bepergian sehari dua, tidak ada pilihan yang lebih tepat daripada netbook. Selama itu ya cari aja tugas yang aga ringan. Kalau mau convert video, tunggu dua hari deh sampai kembali ke desktop…

    Dan untuk smartphone, cukup powerful untuk aplikasi ringan seperti sortir gambar, dengar musik dan aktivitas ringan yang lain. Dewasa ini tentu semakin banyak yang tidak dapat lepas dari konektivitas. Dan selain ponsel, juga ingin memotret, merekam video, mengirim data dan browsing.

    Jadi kalau menurut hemat saya semuanya ada tempatnya. Cuma, tergantung apakah smartphone akan semakin canggih dan menggantikan fungsi netbook, fasilitas sinkronisasi antar komputer, dan faktor eksternal seperti kesiapan pemakai untuk mengadopsi netbook. Bahkan kecepatan internet juga berpengaruh.

    Kalau netbook berhasil memosisikan diri pada celah yang benar, maka tidak tertutup kemungkinan takdirnya tidak akan berakhir seperti PDA.

    Melihat dari strategi dan arah netbook saat ini, rasanya terlalu cepat meramalkan cerita akhirnya…

  9. Menurut gw, netbook ga bakalan lenyap seperti PDA. PDA memang bener-bener terbatas.. processornya, kemampuan browsing internet, aplikasinya, dsb.. jd ga bisa dibandingin ama Netbook lah.

    Netbook punya segment market yg cukup kuat: Mobile User dan Simple User (ngetik email, chating, buka microsoft office dsb).

    Jgn kaget, klo nantinya processor Netbook diupgrade hampir menyamai laptop biasa dan baterai-nya lebih lama dari laptop biasa πŸ˜‰

    Laptop jg ga bakalan punah… kita butuh screen yg lebih besar dan power yg lebih besar… memang ga seringan netbook… at least.. untuk kerja berat spt video editing n bikin poster ukuran A3.. kita butuh laptop πŸ˜‰

  10. Masa depan komunikasi via internet sudah pasti milik Smartphones. (Makanya perusahaan-perusahaan seperti Google, Apple, invest besar-besaran di sini.) Kelebihan smartphones adalah dia lebih personal, karena berada dekat pemiliknya hampir setiap saat. Aplikasi2pun jadi bisa lebih personal dan interaktif. (eg. personal fitness app, location based games antar teman, dll..)

    Saya pribadi tidak begitu tertarik dengan Netbook karena spek-nya yang agak kurang. Tapi saya pikir mungkin ada ruang untuk Netbook, yaitu mereka yg memerlukan kenyamanan layar besar dan tidak perlu processing power tinggi. Misalnya orang yang sering presentasi dengan laptop, atau contoh Ivan tadi, seller Ebay yg mobile.

  11. Selama kondisi ekonomi lesu sepertinya Netbook akan terus berjaya ^^.

    Smartphone masih mahal… tapi fungsi Netbook yang awalnya untuk kalangan bawah jadi mulai terus2an naik harganya, dan ukuran layarnya juga makin besar saja dan fasilitas makin mendekati notebook… =_=”

    Masih terus berkembang nih Netbook menyesuaikan permintaan pasar…

  12. Masa depan netbook dan smartphone (minus iPhone?) sepertinya bakal ditentukan oleh perkembangan cloud computing. Semakin banyak kerjaan yang bisa dioffload ke cloud, netbook bakal makin laku. Video editing tidak harus hardcore ngedit frame by frame, kecuali untuk production house :D. Tapi untuk mobile people macam Scoble, dan yang less tech savvy daripada Scoble, video mungkin hanya perlu regular adjustment yang diatur per opsi. Macam Picnik untuk video, misalnya.

    Faktor aplikasi yang menjadi keunggulan smartphone tak lama juga akan merembet ke netbook. Awareness developer dan tuntutan pengguna akan membuat web app didesain untuk bisa fluid dan maksimal fungsinya di netbook. Web apps biasanya ber-formfactor 960×768, sekarang ukurannya harus dipendekkan lagi supaya lebih fit dengan netbook. *Lirik admin panel WordPress*

  13. bagi saya smartphone dan netbook mempunyai pangsa pasar tersendiri,mungkin buat para, pecandu internet seperti blogger, social networking maniac, sekedar upload dan download dan browsing trus chating,saya rasa netbook cukup untuk memuaskan bagi para internet mania semua, mungkin dengan kemajuan teknologi suatu saat akan muncul netbook touchscreen berbentuk sperti LCD namun lebih tipis dan bisa di lipat, sehingga bisa di kantongin.

  14. hmm, apa ukuran smartphone yg akan membesar (layar melebar, full touch screen feature) atau netbook yg akan mengecil (compact, full touch QWERTY keyboard) πŸ˜€

    kalau teknologi layar gulung sdh feasible utk diproduksi masal, pasti lbh seru lagi

  15. Saya setuju dengan Toni. Cloud computing is key. That’s why internet speed matters. Cost of internet access matters.

    Kalau mau buka Google Docs aja mesti 2 menit dan biaya untuk edit satu halaman sederhana masih cukup mahal, setidaknya di Indonesia perangkat tersebut belum bakal banyak yang pakai.

    Mending pake notepad… lalu diformat begitu ada desktop terdekat.

    Nantinya begitu aplikasi seperti Photoshop bahkan sudah dimasukkan ke “cloud” performance tidak mutlak lagi. Yang ada biaya dialokasikan untuk pembelian pemakaian aplikasi yang beragam, sehingga netbook itu lebih bermanfaat.

  16. rasanya kurang pas juga,.. atau jelasnya saya ngga stuju bila dikatakan eksistensi PDA sekarang tergantikan dengan smartphone,.. saat ini belom ada trasisi seperti itu (rasanya). tiap produk mempunyai segment psar sendiri-sendiri. seperti halnya, laptop dan notebook. keduanya nyaris sama dimata konsumen awam. namun desain produknya jelas berbeda dan memang di produksi untuk memenuhi beberapa segmen pasar yg diincar produsen (lebih spesifik).

    yang lebih pas menurut saya adalah bukan pada materi teknologi yang tergantikan.. tapi perubahan orientasi pasar.
    nice post anyway

  17. klo menurut saya, gak bisa tu kita beropini melenyapkan suatu gadget di pasaran. tu semua tergantung kebutuhan.

    kalo yg lowend ya pake gadget lowend sprti kompi desktop.
    kalo yg highend ya pake gadget highend spt smatphone.

    ——————————————
    semakin banyak produk yang dijejalkan ke mulut konsumen, konsumen akan kembali ke gadget lowend sebagai pilihannya. percaya deh besok tu orang pada milih gadget yang sesuai dengan fungsi dasarnya. dan mengesampingkan lifestyle.

  18. Apa yang akan saya lakukan dengan netbook? Masukkan ke dalam tas, bawa ke mana-mana dan langsung salurkan ‘ide segar’ yang mendadak datang di setiap waktu ‘jeda’.

    Secanggih apapun ponsel, mengetik artikel diatas 500 kata akan terasa sucks jika dilakukan dengan dua jempol.

    Sekeren apapun PC, tidak bisa dimasukkan ke dalam tas dan dijinjing kemana-mana dan menjadi tempat menyalurkan inspirasi di saat tidak berada di rumah.

    Laptop, however, terlalu meyesakkan tas jika penggunaannya untuk internet, data storage dan office.

    I want that HP Mini Note! πŸ˜€

    lebih lengkapnya, ada di tulisan untuk kategori artikel terbaik yang saya tulis: http://fikrirasyid.com/mengapa-netbook-berkembang-dengan-sedemikian-pesat-mengapa-saya-menginginkan-netbook/

  19. Kalau netbook, saya gunakan untuk mencatat semua gagasan” yang lewat dipikiran saya. karena pastinya saya bawa kemana-mana itu netbooknya πŸ˜€

  20. pada akhirnya nanti tergantung harga dan trend dalam masyarakat,kalau rajin diblow up ke publik kemungkinan trendnya masih akan terus berlangsung.
    eh iya, selamat mas jadi pemenang mingguan blog internet sehat

  21. menurut saya, meski netbook dikatakan versi hemat laptop, namun kenyataanya netbook mempunyai keunggulan tersendiri. Terutama bagi para blogger yang merindukan laptop berukuran kecil yg bisa dibawa kemana saja.
    Kalo PDA bisa secanggih laptop, harganya pasti selangit πŸ™‚

  22. Menurut saya, netbook tidak akan ikutan hilang, tapi mungkin akan berevolusi mendekati lebih mirip notebook dan smartphone.
    Mungkin analoginya seperti TV dan radio kali ya, dengan adanya TV tetap tidak akan mematikan radio. Hanya saja radio berevolusi dengan menempel pada ponsel maupun TV.

    Just my 2 cent..

    salam kenal.

  23. ..salam sejahtera, mau ikutan komentar..
    saya pikir terlalu dini memang meng-judge bahwa Netbook akan sama nasibnya seperti PDA…namun itu tidak mustahil suatu saat Netbook akan lenyap dari peredaran disebabkan dinamika kebutuhan dari pengguna (user)Netbook.
    mari kita sikapi hal ini dengan nada positif..kalau Netbook fundamentalnya adalah teknologi yang bisa seiring mungkin membantu kegiatan atau rutinitas pekerjaan User..kita terus melihat tentunya kemampuan yang bisa di kembangkan oleh para vendor netbook…kita tahu pertama kali asus sebagai pelopor Netbook, kemudian sebentar lagi vendor alat telekomunikasi telepon genggam raksasa (nokia)akan mengeluarkan teknologi Netbook lain dari yang lain walaupun esensinya adalah teknologi alternatif untuk membantu rutinitas kerja dan fashion teknologi…kembali kepada pribadi masing-masing…sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.
    salam
    trims buat navinot

  24. wajar aja kalau fitur2 smartphone nanti bakal menggeser netbook. netbook kan memang dirancang hanya untuk aplikasi-aplikasi ringan seperti office dan blogging

  25. Salam,

    saya pribadi memang belum punya laptop, tapi intensitas penggunaan komputer sehari-hari saya cukup tinggi. Jadi, laptop tentu akan membantu mempercepat segala urusan dan kegiatan saya.

    Posisi laptop diantara handphone, sebagai gadget utama karena layar yang cukup besar dan kemampuan menjalankan softwarenya.

    Sedangkan handphone, saya gunakan saat sedang melakukan hal lain yang tidak memungkinkan untuk pakai laptop.

  26. Menurut gue, netbook tetap akan bertahan dan akan menjadi trend tersendiri karena sebenarnya setiap teknologi itu diciptakan segmented. Artinya tiap orang mempunyai kebutuhan teknologi masing-masing.

    Gak usah jauh-jauh lah, contohnya handphone yang terbagi menjadi low-end, mid-end, hingga high-end. Industri handphone saat ini juga mengerti akan kebutuhan pasar dan juga mengerti kalau masih banyak masyarakat yang tergolong ekonominya pas-pasan untuk memiliki handphone yang serba bisa (minimal kamera dan mp3 player). Diciptakanlah handphone seperti Motorola seri W atau Nokia dengan seri kepala 3xxx. Hasilnya? Tentu saja laris manis dan pasar produk low-end pun terus berkembang~

    Kini perusahaan komputer (khususnya notebook) juga memiliki kecenderungan akan hal tersebut. Netbook diciptakan khusus untuk user yang tergolong ingin punya notebook tapi dengan dana yang terbatas. Biasanya sih kalangan mahasiswa dan pelajar yang saat ini dituntut untuk akses informasi cepat melalui wireless internet atau juga untuk mengerjakan tugas… Akhirnya terciptalah netbook.

    Dan..sepertinya netbook pun akan terus berkembang..dan terus berkembang..^^

  27. Netbook akan bertahan.. terlebih dengan adanya cloud computing dimana speksifikasi tinggi semakin tidak diperlukan oleh para pengguna online yang justru lebih asik menggunakan software2 web-based.

  28. NetBook adalah sesuatu yang sangat menarik terutama buat computer user yang harus selalu online (terhubung ke internet). NetBook adalah terobosan baru yang luar biasa, setidaknya kita harus bisa memberikan appreciate kepada “newcomer” ini. Menurut saya, jangan terlalu cepat men-judge NetBook akan lenyap seperti PDA, siapa tahu bisa terus eksis dan penggunanya semakin banyak apalagi fitur-fiturnya cukup mumpuni untuk memahami keinginan user yang semakin beragam. Maju Terus Internet Indonesia!!!

  29. netbook bisa saja bertahan karena koneksi internet yang ditawarkan..untuk bisnis sekarang ini netbook sangat berguna dibandingakan dengan smartphone,,kelemahan smartphone terlalu kecil jika digunakan untuk presentasi dll..smartphone lebih menggunggulkan privacy sedangkan netbook lebih fleksible..so i guess netbook bisa bersaing u/ kemajuan teknologi…

  30. kalo menurut saya sech nasibnya netbook bakal kayak PDA,,,,
    cuz dari segi performance ama notebook aja kalah jauh,,,,
    dan harga cuma 1/2 dari harga notebook,,,,,
    jadi orang2 bakal lebih memilih notebook meskipun harga mahal,tetapi performance mantap,,,,,,
    tapi,ne semua tergantung para produsen netbook sendiri,,,,
    bakal mengembangkan ato justru mencari alternatif laen pengganti netbook,,,,

  31. Saya rasa kelebihan dan kekurangan antara netbook dan smartphone tergantung juga dari kebutuhan user,smartphone memiliki ukuran yang lebih praktis untuk user yang kerap berada di lapangan dan lebih aplikatif lagi untuk user dengan kebutuhan mailing dan voice komunikasi, sedangkan netbook lebih cenderung besar dari segi ukuran lebih aplikatif bagi user dengan kebutuhan internet/blogging dan presentasi.

  32. nasib dari semua teknologi adalah sama. dimana yang lebih bagus dan lebih berfungsi dia akan bertahan dan terus dipakai. teknologi akan mati or tidak digunakan lagi. jika ada teknologi yang lebih canggih dan simpel. tidak peduli jenis teknologi itu apa jenisnya. termasuk note book pun bakal lenyap. jika ada teknolgi yang lebih simpel dan canggih.
    lantas bagaiamana menaggapi dengan gencarnya perkembangan teknologi saat ini. khusunya untuk netbook. apakah dia masih bisa bertahan.
    menurutku sich masih bisa. asalkan kemampuan dan kapasitas notbooks terus diperbaharui. tapi kalau masih seperti saat ini ya note book akan cepet hilang dan gulung tikar dech.

  33. Netbook masih memiliki keunggulan, meskipun Smartphone sudah banyak beredar. Buktinya, konsumen lebih nyaman menggunakan Netbook daripada Smartphone untuk bekerja. Saya yakin Netbook tidak akan bernasib sama dengan PDA.

  34. mungkin kelemahan notebook dy cuma bisa buka aplikasi yang ringan,padahal sekarang udah ada laptop yg seukuran notebook,tentu dengan fitur2 yang lebih dari notebook,jadi bwt para produsen notebook harus lebih kreatif untuk menyikapinya,niscaya notebook tidak akan tergerus seperti PDA

  35. Saya setuju dg pernyataan agionagile,,kalo sekarang netbook belum bisa memiliki kapasitas yg lengkap,seiring perkembangan jaman semuanya tidak mustahil untuk lebih canggih lagi,justru ukuran laptop yg terlalu besar buat di bawa kemana2 sangat riskan,,,

  36. Sekarang memang lagi trennya netbook, kecil, mudah dibawa, dan pastinya murah di banding laptop. Perlu disadari bahwa netbook tidak sebandimg dengan laptop, baik dari segi fitur maupun kemampuan. Netbook hanya bisa buat browsing internet, mengerjakan pekerjaan ringan (misal mengetik), dan sekedar mendengarkan lagu kesayangan. Netbook gak bisa di harapkan buat menonton film, karena ukuran layarnya yang memang kecil, sehingga kurang nyaman buat nonton, dan performanya yang lambat (karena cuma mengandalkan prosesor Intel Atom dan sejesnisnya). Namun, apabila kita men “judge” bahwa tren netbook akan hilang, menurut saya itu terlalu cepat. Karena saat ini pangsa pasar netbook sangat menjajikan dan banyak produsen netbook yang terus menambah fitur-fitur yang lebih beragam.

  37. Jelas dari tujuan pasar sudah beda

    Smartphone: untuk orang supersibuk yang tidak bisa selalu ada di depan komputer dan butuh alat yang ultraportabel.

    Notebook: untuk orang yang menginginkan mobilitas dengan performa yang bersaing dengan kelas desktop.

    Netbook: untuk orang dengan kebutuhan komputasi dasar seperti internet dan office.

    Jika produsen netbook bisa mengembangkan produknya, misalnya dengan menambahkan fitur touchscreen seperti pada tablet pc, maka netbook bisa tetap eksis. harga yang lebih murah juga memperpanjang umur netbook di pasar terutama di saat krisis seperti ini.

  38. kayaknya terlalu susah dech untuk notebook bakal hilang, hal ini dikarenakan satu sifat manusia yang tidak puas akan tampilan layar yang kecil.
    tapi articel anda cukup berbobot untuk reviews gadget content

  39. Sapa bilang PDA lenyap, justru sekarang banyak beredar PDA yang baru-baru, tentunya mengikuti perkembangan jaman dong, semisal dikombinasikan dengan telephone sehingga menjadi PDA Phone. Berbagai aksesoris serta kemampuan yang mumpuni juga terus ditingkatkan, bahkan windows juga sudah menelorkan Windows Mobile 7 untuk PDA. And satu lagi.. saya juga pengguna Netbook HP Mini 2140, kalau nurut saya, gak sepenuhnya tuh Netbook terbatas kemampuannya, keluaran terbaru Netbook juga akan terus ditingkatkan kemampuannya harganyapun juga cukup mahal. sekarang jamannya mobile… dari pada gendong Laptop 14 inch atau lebih kemana-mana, yaa ampunnnnnn kesannya norakkkkkk banget dan kelihatan katrokkk…kayak pamer-pamer gitu…deghhh… sorry hehehe….

  40. Ada beberapa perbedaan penggunaan netbook dan smartphone yang (menurut saya) sangat berbeda.

    Saya pengguna notebook, suatu hari saya bingung mo beli netbook atau smartphone. Karena saya memerlukan penggunaan internet yang bisa mobile (notebook juga bisa saya bawa kemana2, tapi lumayan berat). Akhirnya saya memilih netbook.. kenap? karena saya memerlukan Microsoft Office yang kadang saya perlukan untuk update catatan2, hitungan2, artikel2 dll… memang ini bisa dulakukan di beberapa smartphone, tapi saya yakin pengguna akan kesulitan pengetikannya (kecuali pengetikannya sedikit)
    Hal kedua.. belum ada smartphone yang menggunakan VGA connector.. dan.. saya sering control peralatan elektronik menggunakan software.. smartphone juga belum ada fasilitas tersebut..
    Jadi walaupun saya ada notebook, tapi saya pilih netbook untuk keperluan kemana karena :
    1. ringan
    2. software yang saya gunakan tidak terlalu berat
    (office, visual basic, corel 11, dan program kecil
    untuk design elektronik)bisa masuk dan lancar di
    netbook
    Point ke-2 tersebut yang sampe sekarang blm bisa terpenuhi oleh smartphone (ga tau kalo kedepan….)
    Jadi netbook atau smartphone? tergantung pengguna..
    dan keduanya tidak bisa disamaratakan.

  41. Menurut saya, Netbook hanya sekedar trend. Mungkin beberapa bulan kedepan ada inovasi lagi tuh, yang bikin orang lebih tertarik dan terlihat keren jika pake Netbook. Teknologi terus berjalan…

  42. ikut komen, meski saya tidak mempunyai netbook tapi menurut saya, justru notebooklah yang bakal ditinggalkan.. smartphone tidak bisa dihubungkan(penuh) dengan netbook, karena kedua barang tersebut mempunyai kebutuhan yang berbeda.. mungkin pembuat artikel ini hanya seorang bapak2 penggila smartphone dan notebook(layar besar) dan sedikit ilmu tentang teknologi hardware komputer.. sehingga berhayal “Notebook:Bakal lenyap seperti PDA”

    Netbook menurut saya ini baru awal, kedepan dan terus kedepan hardware netbook makin canggih., terlihat telah terjadi perubahan dari processor netbook single core hingga skrng dual core.., dengan kecepatan yang meningkat pula.. namun masih dalam kecepatan yang minim., karena kecepatan skrng ini masih dibatasi hanya untuk office dan aplikasi ringan semata..

    saya rasa anda lebih baik terjun dahulu kedunia hardware komputer, baru anda bisa menulis argumen yang saya anggap hanya bermodal pemikiran dangkal anda semata..

    salam,

Comments are closed.

Comments are closed.