The E-Reader Business
https://filmsofnepal.com/9es4yn5ip
Zolpidem Tartrate Where To Buy Jika berbicara E-Reader, atau membaca buku lewat perangkat elektronik, kita tidak bisa melupakan Kindle dari Amazon. Strategi menyimpang dari Amazon ini telah membawa berkah revenue tersendiri bagi Amazon, sekaligus memperkuat posisi Amazon di jajaran pembuat gadget.
Zolpidem Paypal Buku, atau membaca, pada dasarnya adalah bisnis dengan pangsa pasar yang sangat besar. Setidaknya di negeri Paman Sam yang sudah mempunyai budaya membaca sejak kecil. Berkat bisnis menjual buku ini, Amazon sukses di dunia maya dan berkembang menjadi sebuah superstore dengan reputasi yang sangat hebat. Go public pula!
Karena teknologi semakin berkembang, transfer data untuk film antar bioskop sudah bukan masalah lagi. Tentunya secara teori, transfer data buku lewat internet juga tidak menjadi masalah. Para geek tentunya mempunyai impian untuk mengusung buku bacaan setebal 2 centimeter ke format elektronik, dan bisa diisi ulang dengan buku bacaan lainnya. Terbitlah E-Reader macam Kindle dan Sony Reader.
Secara konsep tentunya ini adalah sebuah gagasan jitu. Mengingat penerbit bisa melakukan distribusi secara elektronik, dan harga tiap judul bisa ditekan, karena tidak perlu biaya cetak, serta ramah lingkungan. Pengiriman dan pembelian juga bisa dilakukan secara instan, tidak perlu antri lama di toko buku atau menunggu pengiriman lewat pos.
Namun di dunia distribusi media, selalu ada kendala. Selain penerbit dan artis atau penulis yang berebut royalti, juga isu pembajakan yang tidak pernah berhenti. Seperti yang terjadi di media digital lainnya, seperti lagu (mp3) dan video (dvd).
Mengapa E-Reader?
Bukankah Netbook sudah pantas untuk membaca buku? Mungkin saja cukup. Namun bagi para pembuat gadget, ini bisa disegmentasikan lebih lanjut, untuk menjadi satu kategori produk baru. Yang berarti ada alasan untuk membeli gadget baru dan berarti juga tambahan revenue. Pemikiran ini juga sejalan dengan retailer elektronik, yang juga berarti kesempatan mengeruk revenue baru dengan kategori produk baru.
E-Reader harus ringan dan nyaman digunakan untuk berjam-jam. Lain dengan Netbook yang terkesan tebal dan lebih bertenaga untuk sekedar membaca buku. Namun karena perkembangan teknologi, kategori E-Reader kini semakin merapat ke arah Netbook. Selain Netbook bisa menjadi semakin ramping, E-Reader juga mampu menerima konten lain, tidak hanya buku bacaan, tapi juga lagu dan video.
Zolpidem Online Purchase Berikut ini beberapa E-Reader yang telah dan akan beredar dipasaran:
Amazon Kindle DX (US$ 489)
https://www.tuscaroracountryclub.net/zllawrr
Buy Ambien Overnight Cod Meskipun bukan yang pertama kali, tapi Amazon mempunyai dukungan toko buku dan customer database yang kuat. Membuat Kindle jadi pemimpin untuk urusan E-Reader. Kindle yang sekarang beredar telah mengalami beberapa kali pembaharuan, dan tentunya lebih menawan dari versi sebelumnya.
Sony Reader Touch Edition (US$ 299)
http://diversity411.com/uncategorized/k5528j9jy Sony telah berusaha membidik pasar ini untuk sekian lama. Bahkan sebelum Kindle muncul, Sony telah merilis E-Reader-nya sendiri. Namun karena Sony pada dasarnya berangkat dari sebuah perusahaan elektronik, urusan distribusi masih tidak sehebat Amazon. Versi terakhir juga telah mempunyai fitur layar sentuh untuk mengisi kekosongan pasar.
iRex DR800SG (US$ 399)
https://nicomuhly.com/news/2023/9napiwkdm0o
https://larrylivermore.com/?p=wp2lnr8 Dengan layar berukuran 8.1 inci dan didukung oleh jaringan telekomunikasi Verizon Wireless, pengguna iRex Reader diharapkan bisa menikmati buku bacaannya kapan saja, selama jaringan Verizon Wireless ada.
Samsung Papyrus
https://dna-awakening.org/1lqmsz7d
Buy Ambien Online Legally Samsung Papyrus yang masih berstatus prototype mulai dipamerkan di bulan Maret. Beberapa pengamat tampaknya masih belum menyatakan begitu menjanjikan dari fitur yang ditampilkan. Tapi sudah pasti Samsung tidak tinggal diam di segmen ini.
Microsoft Courier
https://www.fesn.org/?gyt=6wj0ov048a
Microsoft Courier Menampilkan 2 layar berukuran 7 inci, dan lebih mengarah ke fungsi tablet. Tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga bisa dipakai untuk menulis sebagai input. Dari gambar bocoran yang ditampilkan, terlihat sangat menjanjikan. Dengan catatan operating system berjalan lancar. 🙂
Apple Tablet
http://diversity411.com/uncategorized/olvngaj Dengan sukses iPod dan iPhone, Apple tidak mau ketinggalan dan juga melihat E-Reader dan Tablet sebagai peluang. Tablet juga sangat cocok sebagai kelanjutan dari produk dengan layar sentuh. Rumor menyebutkan Apple kini lagi mempersiapkan sebuah tablet untuk tahun 2010.
Bagaimana dengan Indonesia?
https://totlb.com/uncategorized/xxoamd534 E-Readers mungkin bisa dijual sebagai kategori baru, dan alternatif untuk membeli buku import secara instan. Namun dengan budaya membaca yang tidak sebesar di luar negeri, tidak terlalu menjanjikan untuk mengubah buku tradisional ke arah elektronik. Namun dari segala faktor yang ada, pasar Indonesia termasuk mengejutkan. Salah satu contohnya ada produk Apple yang premium, namun sukses merebut hati banyak fans.
https://www.mmjreporter.com/zy9nn7pkvvj-43749 Menurut Blog Kindle, Amazon masih belum menyatakan tanda-tanda untuk masuk pasar Indonesia. Semoga tidak terlalu lama lagi.
https://fcstruga.com/uncategorized/woreip9qg8r So, will you buy?
15 thoughts on “The E-Reader Business”
https://larrylivermore.com/?p=ebook8o5 mocrosoft courier bener2 bikin ngiler
https://www.estaciondelcoleccionista.com/2g1wmv1g57d apple juga tuh…
ada bbrp hal sih.. smoga jadi masukan
1) diluar pembajakan, culture membaca yg kurang dan ogah berpaling pada masinstream baru..
2)Daya beli, ummnya hanya pada kaum atas
3) pribadi dah cukup bawa acer gw kemana mana… mau ke wc juga rasanya ngak masalah..
https://fladefenders.org/znuopbn saya ga beli, coz saya lebih suka cara konvensional dalam baca buku. meski memang, harga buku itu kadang jadi masalah. tapi yah, lebih nyaman aja..
Buy Zolpidem Online Europe baca-baca itu yg punyanya amazone harganya makin turun yah? *lupa baca dimana kemarin yak?*
Baru launch neh, LG powered by solar energy. Go green, save the earth 😀
https://www.tuscaroracountryclub.net/u5rgqeh http://mashable.com/2009/10/12/lg-solar-ereader/
iRex Reader? hmm…
https://drurymirror.org/2023/10/19/4o79ny0k hehe. sori, ga tahan bwt ngomentarin namanya 😛
Zolpidem Generic Purchase tapi betapapun bagusnya e-reader diatas. gw bakal lebih tertarik klo e-reader-nya dlm bentuk software yg bs di install di smartphone2 yg udah ada skrg. too much gadgets for my taste..
https://lewishamcyclists.org.uk/aysqoxgx5a singktnya tetep go green tapi juga hemat duit dengan engage tekno yg dah ada
bagi sebagian orang (terutama angkatan tua), rasanya belum menyentuh buku kalo belum memegang kertasnya. lagian bagi sebagian orang, mengoleksi buku itu lebih punya sensasi tersendiri. memenuhi rak di ruang tamu dengan koleksi buku banyak adalah kebanggaan tersendiri (meski gak pernah dibaca).. hahahaha..
https://dna-awakening.org/76bdr75u Kalo mau begitu, beli buku bekas aja! Atau yang kiloan. Ngirit tuh 🙂
https://fladefenders.org/9ucn67f0 Persaingan ketat. Tidak ada bisnis yg dibiarkan melenggang sendirian. Heran juga. Orang yg duitnya sisa kok ya adaa aja buat bli ginian 😀
Namanya juga duit sisa 🙂
https://nicomuhly.com/news/2023/lvbe1hzci Saya justru sudah lama nunggu gadget semacam ini beredar di Indo. Sbg yg hobi baca & hobi download e-book (PDF) 🙂 , menurut saya gadget ini sangat praktis, bisa dibaca di atas kendaraan, dalam kondisi gelap, bisa bawa banyak e-book tanpa menambah berat barang bawaan, hmm… apa lagi ya…
Ga sabar nih nunggu ebook reader hadir di Indo, terutama dg harga murah klo bisa 😀
Kindle… Oprah Winfrey’s influence power ^^
https://lewishamcyclists.org.uk/ham3vbexig5 aaaa!! pengen banget!
tapi takut juga, takut gampang di maling orang. hhe
Purchase Zolpidem Online I dunno about this..
Sebagai seorang yang sering baca buku hasil unduhan, kehadiran ebook reader jelas akan membantu untuk saya
Selamat datang!
Ordering Zolpidem Online Tapi selama ini untuk membantu membaca buku, saya lebih sering mengggunakan kemampuan Duplex Printing dengan model booklet dari Printer Canon.
https://www.mmjreporter.com/b5j5rbs1n-43749 Berikut beberapa alasan kenapa saya lebih suka membaca buku melalui cara konvensional (paper-based)
1) lebih praktis
2) ukuran mirip dengan buku asli
3) ukuran bisa diatur sesuai dengan keperluan
4) berat buku, jelas lebih ringan daripada buku elektronik
5) tidak tergantung dari umur hidup baterai
6) kualitas teks dan gambar tajam yang baik dan terjaga
dengan tinta pilihan (contoh: Star Light)
7) tidak takut hilang/ketinggalan/kecopetan
8) total cost per print yang rendah
biaya kertas dan tinta yang cukup rendah
estimasi per lembar kelihatannya kurang dari Rp 100/lembar.
Maaf saya belum melakukan kalkulasi yang lebih tepat untuk bagian ini
9) lebih murah ketimbang beli reader elektrik
10) mudah untuk difotocopy (bila diperlukan)
11) kustomisasi bagian yang ingin diprint
12) ketersediaan yang terbatas dari ebook reader di Indonesia
13) peletakan buku yang bisa dilakukan di *sembarang tempat*
14) penyesuain ukuran text fleksibel, sesuai dengan aturan yang ditetapkan sebelumnya di PDF reader
15) Buku bisa dipake untuk bantal
*jika diperlukan :p
https://larrylivermore.com/?p=9egzvs6bn38 Modal awalnya?
Bisa dimulai dengan sekitar 300an ribu untuk low end printer+infus atau kemampuan untuk menyuntik tinta sendiri
Ambien Online Uk Umur Printer?
Sejauh ini saya coba bisa antara 1-3 tahun, dengan durasi pencetakan minimal 25 buku
Masing-2 buku sekitar 300 sampe dengan 500 halaman
https://www.tuscaroracountryclub.net/oh5q3k4nsy Hasilnya?
Lumayan.. bisa mengurangi besar-2an pembelian buku dari Gramedia, Gunung Agung ato tuku buku bekas di daerah Kwitang. Topik-2 terbaru yang diikuti bisa diunduh dari beberapa situs sharing ebook yang ada
Ambien Online Usa Comments are closed.